SELATPANJANG-Keputusan
menhut tidak membuat kami terkejut. Karena sejak awal kami sudah prediski
hasilnya akan demikian,Namun perlu diiangatkan bahwa kondisi ini semakin menunjukan
sikap pemerintah yang sebenarnya,Bahwa Menhut dan lingkaranya, hingga para
kepala desa yang ada di kecamatan merbau kabupaten kepulauan meranti,Mereka
hari ini,kamis( 02/02) Telah menunjukan sikap dan perbuatannya sebagai pemimpin
yang dzolim kepada masyarakat kecil yang
hidup di kawasan pulau padang,
Artinya.Ketika
kami masyarakat pulau padang, mendapat berbagai cobaan yang dimulau dengan
banyaknya fitnah,Yang sengaja mereka tujukan kepada masyarakat pulau padang yang
melakukan perjuangan dan perlawanan terhadap operasional PT RAPP di blok pulau
padang,Dengan sikap yakin seyakinya jika kami percaya kepada Allah atas apa
yang mereka tuduhkan kepada kami, itu semuanya benar benar fitnah dan tidak
benat,Dengan bisa kita buktikan bahwa sampai detik ini,Tudingan mereka itu
tidak sesuai dengan apa yang terjadi dilapangan,Karena mereka sudah tidak lagi memperhatian sesuatu apa
yang sedang terjadi, dan tanpa
sedikitpun ada pertimbangan, baik pertimbangan secara analisa. secara hukum, dampak
amdal social,ekonomi. Secara umum dan cultural
Ini
artinya,Bahwa apa yang saat ini terjadi memang membuktikan bahwa seluruh para
pembuat kebijakan, di negeri ini nyata nyata sudah menjadi budak budaknya,para
pemodal besar,yang nyata nyata selama ini menjadi penyebab utama hancurnya tatanan
social kehudupan masyarakat Indonesia, dan khususnya kehidupan masyarakat pulau
padang,
Namun
harapan kami masyarakat kecil yang tinggal di hamparan pulau padang,Khususnya
kepada bupati, wakil rakyat di kabupaten
kepulauan meranti yang memang selayaknya, tau perish kondisi secara rill atas persoalan yang terjadi dan dialami oleh masyarakat pulau padang,untuk
segera dan lekas lekas bertaubat ,dengan mengakui kesalahanya, dan untuk segera
kembali kepada jalan kebenaran sebagaimana jalan yang di ridoi Allah, Jika hal
ini tidak di lakukan oleh bupati dan wakil rakyat di dprd meranti, jangan
coba-coba mengkambing hitamkan warga pulau padang, jika nanti di kabupaten
kepulauan meranti,akan terjadi peristiwa peristiwa buruk yang tentunya tidak di
harapkan oleh siapa pun,karena mendapat Adzab dari Allah.SWT.
Apalagi,Saat
ini, kiyai-kiyai atau ulama yang ada di wilayah pulau padang,sebagai pihak yang
seharusnya di dengar dan jadikan panutan oleh pemerintah,maupun wakil rakyat
dalam mengambil setiap kebijakan untuk masyarakat. mulau tidak di hargai sama
sekali oleh mereka, Disisi lain kita tau
kepala desa- kepala desa yang juga sama
sekali tidak pernah merepresentasikan
keinginan dan aspirasi masyarakat luas yang ada di pulau padang,kenyataanya Justri
di agung-agungkan oleh menhut maupun oleh pemerintah daerah kabupaten kepulauan
meranti,karena membela sikap para kepala desa yang nyata nyata membela dan
berpihak kepada perusahaan yang memiliki
kepentingan besar di pulau padang.
Selain
itu juga, masyarakat kecil yang ada di pulau padang, sangat berharap,khusus nya
lagi kepada mereka mereka yang selama ini selalu terlibat memperkeruh suasana,
dan selalu melakukan fitnah kepada masyarakat pulau padang di tambah lagi
sering aktif melakukan berbagai bentuk profokasi kepada masyarkat pulau padang, di minta
secepatnya, aparatur keamanan,menindak secara tegas.sebab jika hal itu tidak di
lakukan, kami khawatir, jika dalam menyikapi persoalan ini,maka pengadilan
rakyat yang akan berbicara dalam persoalan ini selanjutnya,dan pastinya akan
bertindak di luar prediksi siapa pun,karena rakyat semakin tidak percaya akan
apa yang namanya itu pejabat maupun aparat.
Dan
terahir, Persoalan yang saat ini terjadi di pulau padang, sebenarnya sejak
kabupaten kepulauan meranti ini berdiri namun belum memiliki pemimpin definitive,
kita sudah sangsi, apakah pemerintah daerah ini bisa mensejahterakan
masyarakat, Namun kekhawatiran itu, nyata nayat hari ini benar benar terjadi,
dimana masyarakat pulau padang menjadi tumbah atas kebijakan yang dianggap
salah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar